Sabtu, 29 Agustus 2015

HARI BURUH

  HARI BURUH

No.
Paragraf
Informasi dalam teks
1.       
I
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah kaum buruh.
o   Peristiwa yang dimaksud terjadi pada setiap Mei.
o   Peristiwa tersebut terjadi dibeberapa negara.
o   Peristiwa ini terjadi karena demonstrasi kaum buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja.
o   Peristiwa ini berawal dari rentetan perjuangan kelas pekerja.
2.       
II
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah kaum buruh.
o   Peristiwa yang dimaksud terjadi pada  awal abad ke-19.
o   Peristiwa tersebut terjadi negara kapitalis Barat.
3.       
III
o   Peristiwa yang dimaksud terjadi pada April 1886
o   Peristiwa tersebut terjadi di  Chicago, New York, Detroit, Louisville,dan Baltimore
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah setengah juta buruh
4.       
IV
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah demonstran.
o   Peristiwa ini berakhir dengan korban dan kerusuhan.
5.       
V
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah kaum buruh dan polisi.
o   Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 3 Mei 1886, 1888, dan 1 Mei 1890.
6.       
VI
o   Peristiwa tersebut terjadi Amerika Serikat dan Australia.
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah demonstran.
7.       
VII
o   Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 1889.
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah ratusan delegasi
8.       
VIII
o   Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah ILO.
o   Peristiwa ini berawal dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

ü  Konjungsi
No.
Paragraf
Kalimat
Konjungsi
1.       
I
o   Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
o   Pada 1886, terjadi demonstrasi kaum buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja.
o   Federation of Organized Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh yang diperingati oleh kaum buruh seluruh dunia.


II
o   Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19.
o   Di Amerika Serikat misalnya, pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik menuai amarah dan perlawan dari kalangan kelas pekerja.
o   Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada 1806 oleh pekerja cordwainers.
o   Pemogokan ini membawa para pengorganisasinya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja 19 hingga 20 jam sehari.
o   Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.


III
o   Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak.
o   Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Louisville, dan Baltimore.
o   Demonstrasi ini mempersatukan buruh berkulit putih dan hitam.
o   Sampai pada 1 Mei 1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke Texas dan dari New Jersey ke Alabama diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.


IV
o   Perkembangan ini memancing reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu.
o   Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan kerusuhan.
o   Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar demonstran membubarkan diri.


V
o   Akibatnya korban pun jatuh dari pihak buruh pada 3 Mei 1886, empat orang buruh tewas dan puluhan lainnya terluka.
o   Namun, kaum buruh tidak begitu saja menyerah. Pada 1888 mereka kembali melakukan aksi dengan tuntutan yang sama.
o   Selain itu, mereka juga memutuskan untuk kembali melakukan demonstrasi pada 1 Mei 1890.


VI
o   Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat.
o   Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi yang menuntut pengurangan jam kerja tersebut sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856.
o   Saat itu, gerakan buruh di Eropa tengah menguat.


VII
o   Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh
      Internasional tahun 1889.
o   Kongres yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan utama kaum buruh seluruh dunia.
o   Selain itu, kongres juga menyambut usulan delegasi buruh dari Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.


VIII
o   Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
o   Penetapan 8 jam kerja per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.


ü  Konfiks
No.
Paragraf
Kalimat
Konfiks
Makna
Fungsi
1.       
I
o   Di beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
o   Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja.

o   Penetapan ini dilakukan untuk memperingati momen tuntutan delapan jam kerja sehari.
o   Ke – an








o   Per – an


o   Pen – an
o   Menyatakan hasil perbuatan






o   Menyataan makna hasil


o   Menyatakan makna perihal
o   Membentuk kata benda







o   Membentuk kata benda


o   Membentuk kata benda
2.       
II
o   Perkembangan kapitalisme industri menandakan.
o   perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara kapitalis Barat.
o   Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada 1806 oleh pekerja cordwainers.
o   Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
o   Per – an
o    
o   Pe – an



o   Pe – an





o   Per – an
o   Menyatakan makna hal
o   Menyatakan makna hasil


o   Menyatakan makna perihal




o   Menyatakan makna hal
o   Membentuk kata benda
o   Membentuk kata benda


o   Membentuk kata benda




o   Membentuk kata benda

III
o   Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Louisville, dan Baltimore. Demonstrasi ini mempersatukan buruh berkulit putih dan hitam. Sampai pada 1 Mei 1886, demonstrasi yangmenjalar dari Maine ke Texas dan dari New Jersey ke Alabamadiikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.




IV
o   Perkembangan ini memancing reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu.
o   Melalui Chicago’s Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar US$2.000 untuk membeli peralatan senjata mesin guna menghadapi demonstrasi.
o   Per- an






o   Per- an



o   Menyatakan makna hal





o   Menyatakan makna kumpulan
o   Membentuk kata benda





o   membentuk kata benda

V
o   Akibat dari tindakan ini, polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap demonstrasi buruh.
o   Pe – an
o   Menyatakan makna perihal
o   Membentuk kata benda

VI
o   Tentu saja, fenomena ini semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh sedunia dalam satu perjuangan.
o   Per- an
o   Menyatakan makna hal
o   Membentuk kata benda

VII
o   Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889.
o   Selain itu, kongres juga menyambut usulan delegasi buruh dari Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.
o   per – an








o   Pe – an 
o   Menyatakan makna perkumpulan






o   Menyatakan makna perihal
o   Membentuk kata benda







o   Membentuk kata benda

VIII
o   Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935.
o   Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu
o   pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
o   Dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda
o   berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.
o   Per – an











o   Per – an










o   Per – an


o   Per- an
o   Menyatakan makna hal










o   Menyatakan makna hasil









o   Menyatakan makna hal

o   Menyatakan makna hal

o   Membentuk kata benda










o   Membentuk kata benda









o   Membentuk kata benda

o   Membentuk kata benda




ü  Kata tidak baku

No.
Paragraf
Kalimat
Kata Baku
Kata Tidak Baku
1.
I
Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day,
diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh. Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja. Pada 1886, terjadi demonstrasi kaum buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja. Federation of
Organized Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh yang diperingati oleh kaum buruh seluruh dunia. Penetapan ini dilakukan untuk memperingati momen tuntutan delapan jam kerja sehari dan juga memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.


2.
II
Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19. Perkembangan kapitalisme industri menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara kapitalis Barat. Di Amerika Serikat misalnya, pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik menuai amarah dan perlawan dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada 1806 oleh pekerja cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisasinya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja 19 hingga 20 jam sehari. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.


3.
III
Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Louisville, dan Baltimore. Demonstrasi ini mempersatukan buruh berkulit putih dan hitam. Sampai pada 1 Mei 1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke Texas dan dari New Jersey ke Alabama diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.


4.
IV
Perkembangan ini memancing reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu. Melalui Chicago’s Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar US$2.000 untuk membeli peralatan senjata mesin guna menghadapi demonstrasi. Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan kerusuhan. Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar demonstran membubarkan diri.


5.
V
Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun membabibuta menembaki buruh yang berdemonstrasi. Akibatnya korban pun jatuh dari pihak buruh pada 3 Mei 1886, empat orang buruh tewas dan puluhan lainnya terluka. Dengan tuduhan terlibat dalam pengeboman, delapan orang aktivis buruh ditangkap dan dipenjarakan. Akibat dari tindakan ini, polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap demonstrasi buruh. Namun, kaum
buruh tidak begitu saja menyerah. Pada 1888 mereka kembali melakukan aksi dengan tuntutan yang sama. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk kembali melakukan demonstrasi pada 1 Mei 1890.


6.
VI
Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi yang menuntut pengurangan jam kerja tersebut sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856. Tuntutan pengurangan jam kerja juga singgah di Eropa. Saat itu, gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh sedunia dalam satu perjuangan.


7.
VII
Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan utama kaum buruh seluruh dunia. Selain itu, kongres juga menyambut usulan delegasi buruh dari Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna
menuntut pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.



8
VIII
Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam kerja per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan
adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.












RANGKUMAN TEKS

Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan  May Day, diperingati setiap 1 Mei. Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja, Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19. Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada 1806 oleh pekerja  cordwainers. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat. Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Perkembangan ini memancing reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu. Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun membabi-buta menembaki buruh yang berdemonstrasi. Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi yang menuntut pengurangan jam kerja tersebut sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856, Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889 yang kemudian di tetapkan delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar